PANAH MERAH

Sahabat Petani Yang Paling Baik

Bahasa id Indonesia

GRACIA F1

GRACIA F1
Nomor SK Kementan: 093/Kpts/SR.120/D.2.7/8/2016
Rekomendasi Dataran: Rendah
Ketahanan Penyakit*: Gemini Virus
Umur Panen (HST)*: 70 HST
Bobot per Buah (g)*: 1.5 - 2 kg
Potensi Hasil (ton/ha)*: 40 ton/Ha
PVT:

*) Ketahanan penyakit, umur panen, bobot dan potensi hasil tergantung pada lingkungan dan perlakuan budidayanya.

A. PERSIAPAN LAHAN
Lahan untuk budidaya melon sebaiknya dibajak terlebih dahulu untuk menghaluskan bongkahan tanah. Kemudian bentuk bedengan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-50 cm, jarak antara bedengan 50-60 cm dan memanjang searah sinar matahari (timur-barat). Setelah itu berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang 3kg/tan + TSP 150g/tan + NPK mutiara 150g/tan.

B. PERSEMAIAAN
Siapkan benih melon, kemudian semai benih langsung di dalam seedling tray. Jika mengalami kesulitan tumbuh, dapat dilakukan perendaman benih sebelum semai selama 30 menit di air hangat. Bibit melon akan siap dipindah tanam sekitar 7-10 hari.

C. PENANAMAN
Setelah bibit melon berumur 7-10 hari siap, tanamlah bibit melon sesuai jarak tanam yang telah dibuat. Sebelum tanam, siramkan air terlebih dahulu di areal lubang tanam. Waktu tanam idealnya sore sebelum matahari terbenam. Siram secara teratur agar melon dapat tumbuh dengan baik.

D. PEMELIHARAAN
Pemasangan Ajir
Untuk pemasangan ajir gunakan potongan bambu yang kuat. 1-5 hari setelah tanam tancapkan dengan kokoh ke dalam tanah dengan jarak 10 cm dari lubang tanam.

Penyiraman
Penyiraman teratur sangat diperlukan 1-2 kali/hari di musim kemarau. Jaga kelancaran drainase di musim hujan. Genangan air menyebabkan mudah masuknya penyakit jamur di daun.

Pemupukan Susulan
Pemupukan susulan diperlukan setelah tanaman berumur 5 hari. Pemupukan dilakukan setiap minggu dengan pupuk NPK dan ditambahi pupuk organik. Di tiga pemupukan terakhir aplikasikan pupuk tambahan seperti KNO3, MKP,KCL (±10 mg/tan).

Pemilihan Buah
Buah melon yang dipelihara adalah yang muncul diantara ruas cabang yang ke 9 hingga 15. Tujuannya agar bentuk buah tidak gepeng dan menyentuh tanah. Topang batang buah dengan ikatan tali. Gunakan simpul lilitan dan tali yang tebal agar batang buah tidak tercekik.

E. PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT
Budidaya melon cukup rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Hama diantaranya kutu daun, lalat buah, ulat daun, tungau, thrips. Penyakit yang sering menyerang diantaranya Virus Gemini, busuk buah, jamur daun dan busuk batang. Untuk menghindari serangan hama dan penyakit, lakukan rotasi tanaman, pemupukan berimbang, menjaga sanitasi, menjaga drainase dan pemilihan benih tahan virus. Bila hama dan penyakit menyerang, gunakan pestisida yang tepat, diantaranya :
(1) Tepat sasaran,
(2) Tepat mutu,
(3) Tepat jenis pestisida,
(4) Tepat waktu,
(5) Tepat dosis atau konsentrasi, dan
(6) Tepat cara penggunaan.

F. PEMANENAN
Melon siap dipanen setelah 70-75 HST (Hari Setelah Tanam).

Produk Kami