PANAH MERAH

Sahabat Petani Yang Paling Baik

Bahasa id Indonesia

EWINDO Ekspor 710 Ton Benih Kangkung

Kamis, 28 Desember 2017 00:00
Purwakarta, 21 Desember 2017 – pada hari ini melepas 50 ton dari total 710 ton benih kangkung untuk diekspor ke sejumlah negara. Pelepasan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM. dan  Managing Director Ewindo Ir. Glenn Pardede, MM, MBA serta dihadiri para petani binaan yang menjadi mitra Ewindo untuk produksi benih. "Pola kemitraan ini cukup bagus dan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan kemitraan ini produksi benih petani dapat langsung diserap oleh perusahaan dan ada kontraknya. Di sisi lain, perusahaan mendapat pasokan secara berkelanjutan. Ini adalah contoh model kemitraan yang harus didorong untuk terus dikembangkan,” kata Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Dr.  Ir. Spudnik Sujono K, MM. 
 
Managing Director Ewindo Ir. Glenn Pardede, MM, MBA menerangkan ekspor benih kangkung sebanyak 710 ton ini dilakukan bertahap hingga Maret 2018 dengan negara tujuan ekspor yaitu Jepang, Myanmar dan Thailand. Glenn mengatakan ekspor benih sayuran ini merupakan salah satu wujud keseriusan Ewindo dalam mendukung Pemerintah untuk mewujudkan kemajuan sektor hortikultura nasional khususnya sayuran melalui penelitian dan penemuan benih berkualitas serta pembinaan kepada petani produksi benih. Para petani tidak hanya diperkenalkan dengan varietas unggul, tetapi juga teknik budidaya untuk menghasilkan benih berkualitas yang diakui dunia internasional. Glenn menerangkan bahwa tulang punggung dari ekspor benih sayuran ini adalah riset dan pembinaan terhadap petani secara berkelanjutan. Benih sayuran hibrida adalah produk berteknologi tinggi dan modern di dunia pertanian. “Kami melakukan riset dan pengembangan secara terus menerus untuk mendapatkan varietas unggul yang tidak hanya memiliki adaptasi yang luas, tahan terhadap serangan penyakit tanaman tetapi juga mampu memberikan hasil panen lebih besar,” ujar Glenn. Ewindo saat ini sudah membina sekitar 12.500 petani produksi benih dengan sejumlah 62.500 tenaga pollinator yang bekerja pada petani produksi dan tersebar di wilayah Jawa  Barat, Jawa Timur hingga NTT dan NTB. Pembinaan secara terus menerus dilakukan sejak 27 tahun silam. Melalui pembinaan terhadap petani penangkar produk-produk tersebut dapat diperbanyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan juga ekspor.
 
“Kami optimistis dengan semakin terbukanya pasar ekspor dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dan terukur dapat meningkatkan kesejahteraan petani khususnya petani penangkar benih Indonesia,” tutup Glenn.