PANAH MERAH

Sahabat Petani Yang Paling Baik

Bahasa id Indonesia

Urban Farming, Langkah Nyata Menuju Kota Sehat, Kota Hijau, Kota Gizi

Kamis, 31 Desember 2015 00:00

Semenjak awal tahun lalu, EWINDO menjalankan program berkebun di perkotaan yang dikenal sebagai Urban Farming. Program ini diusung tidak sekedar hanya untuk menjadi hobi dan gaya hidup saja, namun sudah menjadi tuntutan yang harus dipenuhi guna mengantisipasi permasalahan tingginya populasi penduduk dan ancaman krisis pangan dan gizi di tahun 2050.

EWINDO sebagai produsen benih berkualitas mencanangkan program Urban Farming sendiri bukan semata untuk mencari peluang bisnis baru di perkotaan, namun gerakan ini adalah langkah nyata perusahaan untuk bisa berkontribusi mengurangi resiko kekurangan gizi masyarakat Indonesia. Sepak terjang dari gerakan Urban Farming EWINDO sudah banyak memasuki segmen-segmen penting di perkotaan. Antara lain segmen institusi, public space, area komersil dan kelompok-kelompok masyarakat (komunitas) yang kebanyakan dari mereka memang masih belajar berkebun.

Dimulai dari program Marunda Hijau, Managing Director, Glenn Pardede menyebutkan bahwa selain masalah yang akan dihadapi di tahun 2050, potensi gerakan Urban Farming di Indonesia sangatlah besar. Tidak hanya akan menyokong gizi masyarakat melalui sayuran segar dan sehat, gerakan Urban Farming juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Di kesempatan lain, tim Urban Farming EWINDO juga turut serta di acara tahunan seperti FLONA dan Festival Buah dan Bunga Nusantara 2015 sebagai ajang perkenalan produk personal pouch Urban Farming dan edukasi masyarakat. September ini, Urban Farming EWINDO sudah menjalankan beberapa programnya seperti salah satunya adalah Urban Farming Demplot Competition Challenge bersama komunitas Indonesia Berkebun. Acara ini dimaksudkan untuk lebih mendorong kegiatan berkebun yang dimulai dari daerah Jabodetabek. Peserta saat ini adalah Jakarta Berkebun, Bekasi Berkebun, Depok Berkebun, Cikarang Berkebun, Banten Berkebun, Bogor Berkebun, Untirta Berkebun dan UI Berkebun. Di dalam tantangan ini, setiap tim diwajibkan untuk menyiapkan lahan dengan desain dan kreatifitas serta diharuskan untuk menanam benih Urban Farming Cap Panah Merah. Disamping tujuannya untuk menjadi percontohan kegiatan yang bisa diterapkan di lingkungan perkotaan, acara ini juga mensimulasikan bahwa dengan lahan yang terbatas bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi melalui beberapa jenis sayuran untuk satu keluarga.

 

Tidak hanya Urban Farming Demplot Challenge Competition yang menjadi fokus kegiatan dari program kerja tim Urban Farming EWINDO. Hingga tanggal 23 Desember nanti, Tim Urban Farming EWINDO membuka wahana percontohan kegiatan berkebun di perkotaan melalui acara Urban Farming Expo. Bertempat di kantor EWINDO Purwakarta, tim Urban Farming mendesain sedemikian rupa lahan kosong menjadi contoh agar para masyarakat bisa langsung mendapat gambaran dan memutuskan bagaimana cara memanfaatkan lahan yang tidak terpakai di sekitar lingkungannya untuk kegiatan berkebun secara efisien, benar dan indah. Acara ini juga menyajikan program pelatihan bagi para pengunjung yang ingin mengetahui bagaimana cara menyemai benih, memindah semaian tanaman ke lahan dengan tepat dan benar serta pemanfaatan sayuran untuk parsel misalnya. Harapan kedepannya, para pengunjung Urban Farming Expo tertantang untuk langsung mencoba ilmu dan ketrampilan yang didapat dan diaplikasikan ke lahan di sekitar rumah mereka.                     

Tidak hanya program besar yang dijalankan, di beberapa kesempatan tim Urban Farming EWINDO sudah membuka booth di beberapa acara besar seperti di acara KAGAMA (Temu Alumni UGM) di ECO Park, Dies Natalis Universitas Trisakti dan terakhir di Festival Buah dan Bunga Nusantara di IPB Bogor guna memperkenalkan lebih dekat program Urban farming dan produk personal pouch Urban Farming serta menyediakan bimbingan ke masyarakat. Antusias para pengunjung booth terlihat bagus dengan ditunjukkannya hasil penjualan benih Personal Pouch Urban Farming yang meningkat.

Selain itu, terobosan baru dalam gerakan Urban Farming telah diluncurkan melalui aplikasi android Urban Farming Indonesia. Aplikasi ini adalah wahana interaksi tanya-jawab seputar kegiatan berkebun di perkotaan dari mulai menanam hingga memanennya. Anda bisa mendownload aplikasi tersebut via GooglePlay (Android).

 

Semoga dengan semua yang telah dilakukan EWINDO bisa menjadi pijakan awal dan kontribusi dari sebuah gerakan bersama berkebun di perkotaan untuk pemenuhan gizi masyarakat Indonesia. Urban Farming: Everyone, Everywhere Can Be a Farmer!