PANAH MERAH

Sahabat Petani Yang Paling Baik

Bahasa id Indonesia

Menteri Pertanian Belanda Mengunjungi Ewindo

Jumat, 22 November 2013 00:00

Purwakarta, 22 November 2013 – Ewindo hari ini menerima kunjungan Menteri Pertanian Belanda Sharon Dijksma di pabrik Ewindo di Purwakarta, Jawa Barat. Turut hadir mendampingi Direktur Jenderal Agro Belanda Hans Hoogeveen, perusahaan-perusahaan delegasi bisnis Top Sector Belanda, Managing Director Ewindo Glenn Pardede, jajaran direksi serta komisaris Ewindo.

Kunjungan Menteri Pertanian Belanda ini merupakan rangkaian dari kegiatan untuk mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Belanda di bidang perdagangan dan pertanian khususnya hortikultura.

“Ewindo sangat bangga menerima kunjungan dari pejabat tinggi pemerintahan Belanda ini. Hal ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan atas upaya yang dilakukan oleh sektor swasta untuk turut memajukan industri hortikultura nasional khususnya di bidang perbenihan,” ujar Glenn Pardede.  

Menurut Glenn, Ewindo saat ini telah menghasilkan sekitar lebih dari 150 varietas unggul sayuran tropis lokal diantaranya tomat, cabai, timun, kacang panjang, terong, kangkung, caisim dan semangka. Untuk menghasilkan beragam benih unggul sayuran tersebut Ewindo bekerja sama dengan sekitar 7.000 petani produksi benih dan lebih dari 35 ribu tenaga polinator yang bekerja pada petani produksi. Selain itu Ewindo juga membina lebih dari 10 juta petani komersial yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.   

Secara umum, petani sayuran pengguna benih Ewindo memiliki penghasilan rata-rata 35 kali lebih besar atau 3.500 persen dibanding petani padi. Sementara, petani produksi memiliki rata-rata penghasilan lebih tinggi atau hampir 40 kali lebih besar dari pendapatan petani padi.


Ewindo terus berinovasi menghasilkan benih berkualitas untuk memberikan keuntungan lebih bagi petani. Sebagai contoh Ewindo meluncurkan benih tomat, kacang panjang dan timun tahan virus Gemini yang menjadi solusi terhadap serangan virus tersebut yang selama ini meyebabkan kerugian yang cukup besar bagai petani.

Ewindo juga berhasil mengembangkan benih jagung manis Bonanza di Indonesia. Varietas ini sekaligus mengenalkan masyarakat Indonesia terhadap jagung yang memiliki rasa manis yang kuat sekaligus ukuran yang besar. Jagung manis juga membawa bisnis turunan dan membuka ratusan lapangan kerja baru mulai dari pedagang jagung manis mentah hingga makanan hasil olahan jagung manis.

"Melalui penyediaan benih unggul dan pembinaan kepada petani kami optimistis mampu membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Ewindo berkomitmen untuk terus melakukan riset guna menghasilkan varietas sayuran tropis hibrida terbaik bagi petani dan masyarakat," tutup Glenn.