PANAH MERAH

Sahabat Petani Yang Paling Baik

Bahasa id Indonesia

Budidaya Tanaman Jagung Manis

Budidaya Tanaman Jagung Manis
Senin, 01 Februari 2016 00:00
- Persiapan Lahan
Pengolahan tanah dimaksudkan untuk menyediakan media tumbuh bagi tanaman agar dapat menyerap hara dalam jumlah optimum. Untuk tanah yang relatif berat pengolahan dilakukan agak intensif, sedangkan pada tanah yang relatif ringan pengolahan minimum dapat dilakukan. Pengolahan lahan pertama dimulai 15 hari sebelum tanam, yaitu membalikkan atau membajak tanah, selama satu minggu tanah dibiarkan untuk memperbaiki aerasi dan drainase tanah serta membunuh organisme tanah yang bisa mengganggu tanaman. Satu minggu kemudian dilakukan pengolahan kedua dengan meratakan tanah dan membentuk petakan-petakan penanaman. Diantara petakan dibuat saluran air atau parit dengan lebar 35 cm. Pada tanah-tanah yang kurang subur diatas petakan-petakan penanaman disebar pupuk kandang 2.5 ton/ha, kemudian diaduk secara merata. 
 
- Penanaman  
Penanaman dilakukan pada petakan-petakan yang telah dibentuk. Pada saat tanam, tanah harus lembab tetapi tidak becek, jarak tanam yang digunakan 75 cm x 25 cm. Tanah ditugal dengan kedalama 2 cm pada musim hujan, dan 4 cm pada musim kering, kemudian dilakukan penanaman. Bila kondisi lahan optimum gembur, aerasinya dan drainasenya baik digunakan satu benih perlubang tanam, tetapi jika kondisi lahan kurang optimum digunakan 2 benih perlubang tanam. Untuk menghindari serangan serangga ditaburkan karbofuran disekitar benih. 
 
- Pemeliharaan
Penjarangan tanaman dapat dilakukan pada umur 2 - 3 minggu setelah tanam. Dipelihara tanaman yang sehat dan tegap sehingga diperoleh populasi tanaman yang diinginkan. Penyulaman dapat dilakukan pada umur satu minggu setelah tanam. Periode kritis persaingan tanaman dan gulma terjadi sejak tanam sampai peride sepertiga atau seperempat dari daur hidupnya. Penyiangan pertama dilakukan pada umur 15 hari setelah tanam dan harus dijaga agar tidak merusak atau menggangu akar tanaman. Penyiangan kedua dilakukan sekaligus pembumbunan pada waktu pemupukan kedua. Pembumbunan dilakukan untuk memperkokoh batang, memperbaiki drainase dan mempermudah pengairan. Capaian hasil yang optimal pada pertanaman jagung akan diperoleh salah satunya dengan melakukan pemupukan yang tepat. Dosis pemupukan pada penanaman jagung perhektar sebagai berikut:
 
No Umur Tanaman Jenis pupuk  Dosis per tanaman
1. Basal

Urea

SP-36

KCL

25 g

25 g

25 g

2. 2 MST Urea 25 g
3. 6 MST Urea 25 g
4. 8 MST Urea  25 g

 

- Pemanenan

 Tanaman jagung Bonanza F1 dapat dipanen pada umur 83 hari setelah tanam untuk tujuan konsumsi segar.  Pemeriksaan dapat dilakukan dengan melihat langsung kondisi tongkol atau dengan menekan langsung ibu jari biasanya berada pada sepertiga biji jagung. Pada pertumbuhan optimum tanaman jagung Bonanza F1 mampu menghasilkan  33-34 ton/ha dengan populasi 53000 untuk jagung segar.